Novel itu sudah lama ada di rak buku adikku. Ya, aku tahu persis itu. Selama ini selalu terabaikan olehku saat mencari-cari bahan bacaan. Yang teringat hanyalah predikat #1 New York Time Bestseller di sampul depannya. Sampai akhirnya tiba juga gilirannya saat aku harus bepergian dan harus ditemani bacaan bagus selama perjalanan.
Tak disangka ternyata itu pilihan yang tepat. Karya Khalled Hosseini berjudul The Kite Runner itu mengingatkanku pada masa kecilku yang juga seorang pengejar layang-layang. Walaupun kisahku tidak setragis tokoh yang ada dalam cerita tersebut tetapi cukup banyak suka duka yang masih tersimpan dalam ingatan.
Sebagai anak kecil yang uang sakunya sangat minim bahkan tidak ada sama sekali seperti aku dulu, menjadi pengejar layang-layang menjadi pilihan terbaik untuk bisa memiliki sebuah layangan. Tidak perlu keluar uang tapi memang butuh ketangkasan dan sedikit keberuntungan. Kadang kita bisa memperolehnya dalam keadaan utuh tetapi tidak jarang juga dalam keadaan hancur lebur akibat aksi rebutan.


